Distingsi Pesantren Dar Faqih Qur'ani Aceh sebagai Model Pendidikan Islam Kontemporer

Authors

  • Asrarun Nafis Mahasiswa PPs IAIN Langsa Author
  • Mohd Nasir IAIN Langsa Author

Keywords:

pendidikan islam, pesantren modern, tahfiz bersanad

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan Islam di era globalisasi yang menuntut lembaga pendidikan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kompetensi akademik dan keterampilan abad ke-21. Di sisi lain, masih terdapat kesenjangan antara idealitas pendidikan Islam integratif dan implementasinya di berbagai lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pendidikan yang diterapkan di Yayasan Dar Faqih Qur’ani Aceh serta menganalisis distingsi kelembagaan yang menjadi identitas dan keunggulannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Dar Faqih Qur’ani memiliki tiga distingsi utama, yaitu program tahfiz Al-Qur’an bersanad, sistem pendidikan integratif yang memadukan pendidikan formal dan kepesantrenan, serta pengembangan infrastruktur pendidikan yang mendukung proses pembelajaran. Ketiga aspek tersebut membentuk model pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan tradisi keilmuan Islam dengan kebutuhan pendidikan kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan yang dikembangkan Yayasan Dar Faqih Qur’ani dapat menjadi alternatif inovatif dalam pengembangan pesantren modern yang berorientasi pada pembentukan generasi Qur’ani, berkarakter, dan berdaya saing global.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Distingsi Pesantren Dar Faqih Qur’ani Aceh sebagai Model Pendidikan Islam Kontemporer. (2026). Sagoe Literasi: Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(1), 1-23. https://journal.sagoeatjeh.or.id/index.php/literasi/article/view/23